Senin, 03 Juni 2013

Punya kost-kostan kayaknya enak ya???

Punya kost-kostan kayaknya enak? 
Bisa tidur nyenyak, dan tetap gajian tiap bulan. 

Nah, gimana pengelolaan / pembangunan / dan lain-lain nya? 

capcus dibawah ini>>>


Langkah-langkah persiapan
  1. Memiliki bangunan yang memadai untuk disewakan.
  2. Menyediakan layanan kos yang pantas dengan harga yang ditetapkan.
  3. Memberikan peraturan sehingga penghuni indekos mengetahui apa saja hak serta kewajibannya.
  4. Menyediakan furnitur sebagai pelengkap (terutama jika  Anda menjanjikan indekos Anda telah lengkap perabotannya).
  5. Menyiapkan sebuah buku catatan keuangan yang berisi pembayaran tarif  indekos dari tiap penghuni dan kuitansi/ tanda terima.
  6. Menyiapkan dan menempelkan kertas berisi pengumuman, peraturan yang berlaku dalam indekos, dan peringatan-peringatan seperti "Jangan membuang apapun ke dalam kloset" pada tempat-tempat yang dipandang perlu.
Langkah-langkah realisasi
  1. Jika perlu, seleksilah calon penghuni indekos, terutama jika Anda menetapkan syarat-syarat tertentu. Misalnya jika Anda hanya menerima penghuni kos berjenis kelamin perempuan dengan jenis pekerjaan yang baik maka Anda harus dari awal menerapkannya agar tidak terganggu untuk selanjutnya.
  2. Kelola pelayanan dengan sebaik-baiknya. Ini adalah bisnis jasa yang sangat sensitif dengan ketidakpuasan. Pastikan Anda siap untuk menampung dan mengatasi keluhan-keluhan serta kebutuhan dasar sehari-hari penghuni indekos seperti air bersih, kebersihan kamar, keamanan, dan kenyamanan indekos. Semua sarana dan prasarana yang ada harus dipastikan dapat bekerja dengan baik tanpa menunjukkan kerusakan.
  3. Mempekerjakan seseorang yang Anda percaya untuk mengawasi indekos, terutama jika jumlah penghuni indekos Anda banyak dan tidak dapat Anda kelola sendirian. Selain membantu, orang tersebut dapat Anda berikan tugas sehari--hari yang melelahkan bagi Anda, seperti membersihkan kamar mandi, mengganti lampu yang sudah rusak, dan lain-lain. Jika Anda belum mampu mempekerjakan orang, ajaklah anggota keluarga untuk membantu.
Langkah-langkah pemasaran
  1. Rekomendasi yang dilakukan dari mulut ke mulut merupakan cara klasik namun terbukti ampuh dalam membuat nama usaha Anda lebih dikenal pelanggan.
  2. Penyebaran brosur di tempat-tempat strategis dapat berdampak positif bagi usaha Anda. Tidak perlu banyak tetapi tepat sasaran.
  3. Penggunaan jasa perantara untuk mempromosikan indekos Anda juga patut dicoba.
  4. Pasanglah sebuah papan pengumuman untuk memungkinkan calon penghuni melihat bahwa tempat Anda merupakan sebuah indekos. Cantumkan nama dan nomor yang bisa dihubungi jika suatu saat seseorang berminat menghuni penghuni kos Anda.
  5. Buatlah sebuah blog berisi detil tempat indekos Anda. Gunakan kata-kata kunci yang menarik, seperti 'murah', 'luas', atau 'terjangkau'. Cara ini efektif untuk menjaring calon pelanggan potensial yang menggunakan mesin pencari Internet sebagai alat bantu.
  6. Pasanglah iklan kecik di surat kabar lokal atau nasional, jika perlu.
  7. Pasanglah iklan di forum-forum atau situs Internet yang sering dikunjungi orang dengan segmen yang Anda inginkan.
Tantangan
  1. Jumlah modal untuk membangun indekos yang baik tidak sedikit.
  2. Tarif indekos terlampau mahal bagi penyewa.
  3. Promosi yang dilakukan hanya setengah hati.
  4. Lalai dalam mengawasi pemeliharaan sarana yang ada.
  5. Keamanan dan ketenangan lingkungan sekitar indekos yang kurang.
  6. Penghuni indekos yang suka menunggak pembayaran.
  7. Perbuatan salah satu penghuni indekos yang menimbulkan keresahan bagi lingkungan.
  8. Adanya perselisihan antarpenghuni indekos. 
 Sumber :

Rabu, 10 April 2013

Beberapa trik beli properti tanpa uang :

  1. Cara nawarin tanah 200jt dibangun rumah 700jt,tanpa uang = intinya cari pembeli rmh yg mau bayar cash  700jt atau kpr indent atau angsur 10x=70jt x 10xbyr-,trus sebelumnya kita ppjb dulu tanahnya dng cara bayar mundur,nah uang angsur rmhnya,kita bayarin ke pemilik tnh ama pemborong dan kita dpt selisihnya,mudah khan?.
  2. Atau Åϑå rmh yg gak laku2,minta harga nett ke yg punya,misall 900jt,trus lebihnya u kita. Tawarkan ke pembeli 1,5mily plus Åϑå penyewa 2thn x 150jt (10% dari 1,5mily =150jt) ,tawar2 jdinya di 1,4mily,Åϑå selisih 500jt-300jt kembalikan ke pembeli,sisa 200jt,nah yg sewa siapa? Yah ente dan konco2 ente,hehhehehe. Beli property tanpa uang khan?
  3. Mcdonal mau buka cabang,mreka sewa lsg 10thn x 200jt = 2mily,kita cariin lokasi yg cocok,yg bisa dibeli dng harga max 2mily,artinya beli property tanpa uang khan!
  4. Tnh besar dikota-ikat ppjb-bikin proyek apartemen,lakukan bagi hasil antara pemilik tnh dng management.jual proyeknya,ini sdh dilakukan istana grup u proyek di the edge di ayani,pastur,cibaduyut,yg hebat lagi,tnh pemda kerjasama bangun 20thn spt pasarbaru, jual proyeknya,dpet duitnya,duitnya dipake bng,gratissss khan? Sisa uangnya yah dibagi2 donk.
  5. Bagi yg punya utang kpr dan kejebak utang,di pindahin aja ke bank lain,biar dpet plafond tambahan dan dijual pake gimmick marketing idea spt harga rmh 3mily ,dijual 2,5mily ,boleh byr tanpa bunga,dan sdh Åϑå penyewanya.
  6. Beli tnh 1000m2 x 1jt = 1mily-pake ppjb plus tanpa atau sedikit uangmuka,pecah jd 6kav x 2jt\m2 = 2mily,misal tnhnya tdk hilang 1m2pun u jalan,sisa 2mily-1mily sisa 1mily minus biaya2 yg keluar,beli kav gratissss khan? Dpet uang lagiiiii..
                                                                                                 

sumber :
From: "veedprop" <veedproperty@yahoo.com>via
 
                                                                                                                     

Senin, 25 Februari 2013

perbedaan-pola-pikir-orang-kaya-dan-orang-biasa

 

Setelah 3 dekade mewawancarai orang-orang terkaya di dunia, Steve Siebold, penulis buku berjudul 'How Rich People Think' (bagaimana cara berpikir orang kaya) berkesimpulan, ada perbedaan pola pikir dan cara pandang yang jelas soal uang, antara orang biasa atau masyarakat kelas menengah dengan orang-orang terkaya dunia.

"Orang-orang terkaya dunia melihat uang sebagai kemerdekaan dan kesempatan, bukan sebagai akar dari kekacauan. Kita sering berpikir bahwa uang adalah akar dari kekacauan atau malapetaka. Lalu kenapa kita berusaha untuk mendapatkan uang kalau hanya akar dari malapetaka?" kata Siebold.

Dalam bukunya, Sibold mengungkapkan 100 perbedaan cara berpikir antara orang biasa dengan kalangan miliuner di dunia. Berikut 5 perbedaan cara pikir orang biasa dan orang terkaya yang dikutip dari dailyfinance.com, Senin (25/2/2013):
   

1. Orang Biasa Berpikir Soal Menabung, Orang Kaya Berpikir Meningkatkan Pendapatan

"Orang biasa berpikir menabung agar uangnya melimpah, tapi terus merasa kekurangan uang," ujar Siebold. Jika anda mempunyai pendapatan Rp 200 juta per tahun dan menabung 10% dari pendapatan anda. Maka anda akan mendapatkan 20 juta di akhir tahun. Ini bukanlah cara untuk memperkaya diri, dan anda tidak akan kaya dengan cara ini.

Siebold mengatakan, orang-orang terkaya di dunia menabung juga, tapi pikiran mereka yang utama adalah untuk meningkatkan pendapatan, sehingga jumlah uang yang bisa anda tabung lebih banyak.

2. Orang Biasa Menganggap Berwirausaha Sebagai Risiko, Orang Kaya Berwirausaha Untuk Jadi Kaya

"Sebagian besar orang berpikir soal uang dengan cara yang biasa, misalkan, bila saya bisa mendapatkan sekian rupiah per jam, maka saya akan mendapatkan lebih banyak lagi dengan bekerja lebih lama," ujar Siebold. Bahkan ada orang yang berpikir, jika ingin kaya harus mendapatkan gelar MBA. Para orang-orang terkaya di dunia justru berpikir, cara menjadi kaya adalah dengan memberi jalan keluar bagi orang banyak dengan memberikan ide. Dari ide-ide tersebut maka dia akan memperoleh uang.

Namun banyak orang berpikir, daripada menjadi gila karena memikirkan ide-ide segar dan belum tentu mendapatkan uang, maka mereka memilih menjadi pegawai dan menganggap berwirausaha adalah risiko.

 

3. Orang Biasa Melihat Uang Secara Emosional, Orang Kaya Melihat Uang dengan Logika

Ada perbedaan mendasar dari cara pandang orang biasa dan orang terkaya dunia melihat uang. Sieblod  mengatakan, orang biasa dan bahkan yang berpendidikan sekalipun, sangat perhitungan menggunakan uangnya.

Namun orang-orang terkaya tidak khawatir kehilangan uangnya, karena mereka menggunakan uangnya untuk memperbesar pendapatannya di kemudian hari. Seperti untuk berinvestasi tanpa memikirkan risikonya.

 

4. Beda Cara Mencapai Target Antara Orang Biasa dengan Orang Kaya

Siebold mengatakan, orang-orang biasa dan kelas menengah tidak memiliki keinginan kuat untuk mencapai targetnya. Tapi orang-orang terkaya dunia sangat fokus dengan uang dan bisnis mereka. Bagi para orang-orang terkaya dunia, target harus dicapai dengan tenggat waktu yang telah ditetapkan, bagi mereka taruhannya capai target atau mati!

Karena itulah, orang-orang kaya ini bisa memperoleh impian dan targetnya dengan cepat dan uangnya terus bertambah.

 

5. Orang Kaya Tidak Dikendalikan Oleh Keinginan

Donald Trump dan Richard Branson yang merupakan salah satu orang terkaya di dunia sering berkeliling dunia dengan jet pribadinya. Sementara orang-orang biasa berpergian dengan mobil dan tinggal di rumah sederhananya.

"Orang-orang kaya ini terus bertambah kekayaannya tiap hari. Saya melihat Naomi Judd (salah satu artis kaya) di TV, dan dia mengatakan alasannya dia bisa kaya adalah karena dia tidak pernah menghamburkan uangnya. Dia tidak mempunyai desainer pribadi dan perhiasan mahal. Inilah tipikal orang-orang kaya di dunia. Mereka tidak mewah," kata Siebold.

Pernyataan-pernyataan seperti ini telah didapatkan Siebold dari sejumlah orang-orang terkaya yang dia wawancarai.

"Jika anda kaya, maka anda bebas dan tidak diperbudaki oleh orang lain. Kemerdekaan ekonomi adalah salah satu faktor utama kesuksesan. Ini mengantar orang untuk memupuk kekayaannya," jelas Siebold.

sumber :  http://finance.detik.com/read/2013/02/25/102724/2178538/4/ini-dia-perbedaan-pola-pikir-orang-kaya-dan-orang-biasa?

Minggu, 24 Februari 2013

Delapan "Peluru" Menjadi Pebisnis Properti

Kunci utama menjadi seorang pebisnis properti adalah kepercayaan diri dan niat besar untuk maju. Selain dua modal utama ini, masih ada delapan langkah awal menuju kesuksesan di bidang properti. Hermawan Wijaya dalam bukunya "77 Rahasia Cepat untung Bisnis Properti" mengatakan, delapan langkah awal tersebut terdiri dari; mencari listing atau menjaring klien, melakukan promosi, mendekati konsumen, mempelajari public relation, belajar kesekretariatan dan hukum, memahami rencana tata ruang kota, bekerjasama dengan agen properti, serta bersikap sabar. Tertarik memahaminya lebih jauh?

Mencari "listing" 

Mendapatkan listing tidak harus memohon-mohon. Anda dapat melakukannya lewat taktik penjualan yang halus. Demi menjaring klien, Anda bisa memanfaatkan kesempatan bertemu, berkenalan dan berteman untuk semua orang yang baru ditemui. Apa yang dimaksud dengan listing? Listing di sini adalah pemilik yang berniat menjual atau menyewakan propertinya, sekaligus orang yang hendak membeli properti dalam jangka waktu dekat. Listing dapat dimiliki dari relasi, teman, kerabat, iklan baris di koran, majalah, dan lainnya. Setelah mendapatkan mereka, langkah selanjutnya adalah menawarkan kerjasama, misalnya apakah mereka mau menjual rumahnya lewat Anda. Jika harga terlalu tinggi, Anda dapat menawarkan untuk melakukan transaksi dua kali pembayaran. Anda juga dapat menanyakan, kapan penjual akan menggunakan uanganya. Jangan lupa, minta fotokopi sertifikat rumahnya dan pasang iklan mencari pembeli.

Melakukan promosi

 Kegiatan mencari pembeli dapat dilakukan dengan memasang iklan, baik lewat koran, majalah atau memanfaatkan mailing list. Promosi dari mulut ke mulut juga efektif dan memudahkan membentuk jaringan. Dewasa ini, iklan properti di koran segera beralih ke internet melalui bermacam website. Anda dapat memanfaatkan kemudahan ini dengan menyajikan informasi menarik ditambah foto-foto pendukungnya.

Mendekati konsumen 

Anda dapat melakukan pendekatan kepada calon konsumen setelah mendapat respon dari promosi yang sebelumnya telah Anda lakukan. Lakukan pendekatan seoptimal mungkin, sehingga Anda tahu properti apa yang benar-benar tepat bagi calon pembeli. Gali sebanyak-banyaknya informasi, kemudian lihat buatlah daftar properti yang Anda punya dan carikan yang sekiranya tepat untuk mereka.

Mempelajari public relation

Saat mendekati konsumen, berbicara secara meyakinkan merupakan keterampilan mutlak harus Anda miliki. Keterampilan ini menyangkut kemampuan sosial, interpersonal, komunikasi dan kepercayaan. Untuk itu, ada baiknya Anda mengambil beberapa ilmu dari bidang public relation, seperti meningkatkan kemampuan bicara, belajar teknik persuasif, mempelajari karakter orang, mempelajari hubungan antarmanusia, serta kemampuan menjual dan pemasaran.

Belajar kesekretariatan dan hukum 

Bisnis properti rawan terhadap beragam masalah, terutama legalitas sertifikat tanah. Meskipun nantinya kegiatan transaksi dilakukan di depan notaris dan para saksi, Anda harus mampu memahami seluk beluk perizinannya. Ini merupakan kemampuan dasar agar Anda tidak terperangkap dalam kasus-kasus tanah serta properti yang kerap bersengketa.

Memahami rencana tata ruang kota 

Rencana tata ruang kota sangat mempengaruhi harga jual tanah dan bangunan di wilayah bersangkutan. Ada baiknya Anda melakukan survei ke dinas tata kota suatu daerah untuk mengetahui pengembang wilayah, apakah akan dikembangkan menjadi daerah industri, permukiman, berbasis pendidikan, atau perdagangan untuk beberapa tahun ke depan.
Lalu, apa manfaat nyatanya? Tentu saja, informasi yang Anda dapatkan itu bisa menjadi pertimbangan mencari properti yang tepat bagi calon-calon klien Anda.

Bekerja sama dengan agen properti

Salah satu cara berkecimpung dalam dunia properti adalah dengan menjadi agen properti atau broker. Sebagai perantara antara penjual dan pembeli, seorang agen properti memiliki keterampilan mengenai teknik negosiasi, kekuatan jaringan, bahkan keahlian pembalikan transaksi. Kekuatan ini dapat dimanfaatkan untuk membuka sistem baru yang lebih kompetitif. Namun, tentu saja, kekuatan itu harus dengan standar pelayanan tinggi bagi pengguna jasa Anda, kelak bila Anda sudah mampu berdiri sendiri dan memiliki jaringan cukup kuat.

Nah, bagaimana jika belum kuat? Jangan khawatir! Anda dapat "belajar" terlebih dahulu dengan bergabung di salah satu agen properti. Caranya, Anda bisa menemukan informasinya melalui iklan baris surat kabar atau internet. Setelah menemukan yang tepat, proses menjadi anggota agen properti bisa Anda tanyakan. Jangan lupa, tanyakan kontraprestasi, gaji, serta sistem kerjanya.

Bersikap sabar

Jangan anggap sepele langkah yang terakhir ini. Karena sikap sabar sangat diperlukan terutama saat menjalankan bisnis properti. Dari langkah listing sampai closing dibutuhkan kesabaran ekstra. Misalnya, pembeli yang tidak tertarik listing Anda bisa dengan seenaknya berlaku tidak menyenangkan. Atau, saat Anda menelepon, pembeli tidak mau mengangkatnya. Sikap sabar yang tinggi pun diperlukan agar hubungan dengan relasi Anda tetap selalu terjaga.

sumber properti.kompas.com/read/2012/03/09/14404454/Delapan.Peluru.Menjadi.Pebisnis.Properti

Selasa, 04 September 2012

8 Tips Mendapatkan Property Hot Deal

Untuk mendapatkan Hot Deal seperti yang telah  bahas di buku nya om Joe Hartanto “Property Cash Machine”, setidak tidaknya ada 8 tips yang bisa saya bagikan yaitu:
  1. Tetapkan target atau tujuan Anda. Anda harus tahu dan sadar akan tujuan Anda praktekkan sistim PropertyCashMachine, berapa besar penghasilan pasif yang Anda ingin dari portfolio investasi properti Anda.
  2. Cari dan buat daftar prospek properti incaran Anda. Anda bisa cari dari berbagai macam sumber, jangan pernah merasa puas dengan punya banyak daftar prospek properti. Cari terus dan buatlah sebanyak banyaknya.
  3. Bergaul dan bersosialisasilah dengan berbagai kalangan. Anda tidak akan pernah tahu, saat salah satu dari mereka memiliki properti hotdeal yang sesuai dengan kriteria Anda.
  4. Promosikan diri Anda sebagai properti investor. Jika teman teman Anda mulai mengenal Anda sebagai seseorang yang selalu mencari dan membeli properti, dan mereka mulai seringkali menawarkan properti pada Anda. Artinya promosi diri Anda berhasil.
  5. Carilah penjual yang benar benar niat untuk menjual propertinya, karena sedang butuh uang, kepepet, dll. Mereka bertebaran dimana mana dan ada setiap hari, tugas Anda adalah menemukan penjual penjual tersebut. Gunakan berbagai cara yang sudah saya bagikan di buku PropertyCashMachine untuk menemukan mereka.
  6. Dapatkan informasi sebanyak banyaknya tentang jenis properti dan daerah yang Anda incar. Untuk itu, Anda perlu aktif bersosialisasi dengan banyak orang yang memiliki pengetahuan tentang properti di daerah yang Anda incar. Salah satunya cari informasi dari broker yang berpengalaman dan kuasai daerah yang Anda incar.
  7. Kontrol dan pilih dengan siapa Anda sering berinteraksi. Anda harus benar benar menjaga dan menyadari dengan siapa Anda bergaul. Karena diluar sana banyak sekali orang yang tidak percaya dan tidak yakin bisa membangun kekayaan melalui properti. Mereka akan berusaha mempengaruhi Anda baik dengan sadar atau tidak sadar untuk menyerah dan berhenti saja menemukan properti hot deal Anda.  Ketika anda sadari hal yang negatif ini, segeralah kurangi komunikasi dan interaksi dengan mereka. Bergaul dan berinteraksilah dengan orang orang yang memiliki pikiran dan keyakina yang sejalan dengan impian Anda.
  8. Tips terbaik terakhir yang bisa saya berikan adalah, NEVER EVER GIVE UP! Ketahuilah, bahwa dalam hal apapun yang pertamakali adalah yang tersulit. Transaksi hotdeal pertama Anda mungkin saja merupakan transaksi yang sangat menantang. Tapi akan banyak hal yang akan Anda pelajari dari transaksi pertama Anda. Dan mungkin saja, Anda akan melakukan beberapa kesalahan. Tidak ada seorangpun yang sempurna, tapi ingatlah Anda akan selalu menjadi lebih baik, baik dan baik lagi. Sempurnakan terus menerus pengetahuan dan keahlian Anda dalam bertransaksi.
Tapi yang pertama tama yang perlu Anda lakukan saat ini adalah TAKE ACTION, PRAKTEKKAN Apa yang sudah Anda pelajari dari buku buku, workshop PCM ataupun PCM E-Learning.

 sumber http://www.joehartanto.com/8-tips-mendapatkan-property-hot-deal/

Senin, 28 Mei 2012

Inilah Lokasi Properti yang Cocok untuk Investasi



Lokasi merupakan satu dari tiga faktor penting untuk berinvestasi properti. Lokasi strategis menjadi incaran para pebisnis, karena menawarkan beragam kemudahan serta kelengkapan fasilitas.

Bisa dikatakan, 6 lokasi berikut ini cukup menggiurkan karena mempengaruhi nilai sebuah produk properti. Permintaan akan aset properti maupun sewanya jauh lebih tinggi di bandingkan area lainnya. Berikut paparannya:

1. Dekat area perkantoran

Memiliki properti di daerah ini, misalnya tanah, rumah yang disewakan, kos-kosan, kantor, dan lainnya memiliki nilai investasi tinggi. Apalagi, jika perkantoran tersebut cukup elit, otomatis harga properti di sekitarnya ikut berpengaruh. Permintaan sewa akan properti di area ini menjadi lebih tinggi.

2. Dekat pabrik atau kawasan industri

Lokasi ini memiliki kelebihan tersendiri, yakni populasinya lebih besar daripada lokasi lain. Ini memberi peluang bagi Anda yang memiliki properti seperti rumah kontrakan atau kos. Untuk tujuan komersial di sini juga bisa dikembangkan, karena dapat melayani kebutuhan para pekerja pabrik.

3. Sekitar sekolah atau kampus

Jangan pernah mengabaikan lokasi ini, apalagi bila sekolah atau kampus dalam jumlah banyak. Lokasi ini sangat menjanjikan, karena mudah menghasilkan cash flow positif setiap saat. Selain itu, properti komersial akan baik dikembangkan di area ini.

4. Sekitar pasar

Pasar tak selalu identik dengan area kotor, lembab, bau, becek dan sebagainya. Pasar modern kini banyak dikembangkan, dan di sinilah para pedagang pasar bisa menjadi target penyewa properti Anda. Anda bisa mengembangkan sektor komersial atau rumah yang disewakan di sekitar lokasi pasar.

5. Dekat pusat perbelanjaan

Permintaan rumah sewa atau kos-kosan di sekitar lokasi ini terbilang tinggi, karena para karyawan pusat perbelanjaan membutuhkan tempat istirahat. Dengan hadirnya pusat perbelanjaan atau mal, biasanya daerah di sekelilingnya menjadi lebih hidup daripada sebelumnya.

6. Dekat perumahan

Kepadatan beberapa perumahan bisa dimanfaatkan untuk membuka tempat usaha. Biasanya, semakin banyak rumah dalam satu kompleks perumahan, tingkat kepadatannya semakin tinggi. Tentunya populasi di dalamnya membutuhkan beragam kebutuhan dan fasilitas. Ini bisa Anda manfaatkan dengan menyurvei kebutuhan apa yang diinginkan. (*/Kompas.com)                                                                                                                                                                                   sumber:    www.ciputraentrepreneurship.com/tips-bisnis/182-investasi/16254-inilah-lokasi-properti-yang-cocok-untuk-investasi.html
 

Senin, 18 April 2011

modal bisnis property

Modal berbisnis properti itu besar. Apalagi bermain sebagai developer. Kaplitalisasi modalnya besar. Anda harus membeli lahan serta mengolahnya, membayar perijinan dan legalitas, membayar perencanaan, membangun unit-unit rumahnya, membangun fasilitas umumnya.
Hanya saja tidak harus dengan modal sendiri bukan?
Banyak sekali pertanyaan , saya tidak punya uang *saya sumpahin bener gak punya uang lho.. hati2 kalo ngomong* :D . Nah mungkin ini jawaban atas pertanyaan-pertanyaan sejenis.
  1. Modal sendiri | Kalau Anda punya uang untuk memutar bisnis ini, disebut modal sendiri.
  2. Modal Investor | Kalau Anda “ngaku” gak punya uang, ya pakai modal investor alias orang yang punya modal uang. Gimana cara mendapatkannya? Cari dari sekitarmu, buatlah proposal, berbagilah keuntungan. Gimana cara bikin proposal? Cari contoh proposal, amati, tiru dan modifikasi. Gimana bagi hasilnya? Itu sih negosiasi. Gimana negosiasinya? Pake pelet :D
  3. Modal Tanah | Kalau Anda bisa mendapatkan kerjasama tanah, berarti pemilik tanah memodali Anda dengan tanahnya. Gimana cara mendapatkan lahan yang kerjasama? Ya cari! Baca juga beberapa artikel di blog ini tentang lahan.
  4. Modal Ngutang | Kalau gak punya uang untuk bikin perencanaan, promosi dll ya ngutang sama teman, saudara atau siapapun lah yang percaya sama Anda untuk menghutangi Anda. Syukur2 punya kenalan di Advertising yang bisa diutangi. :D Syukur2 punya teman Arsitek yang mau diajak kerjasama. Gak modal kan?
  5. Uang Muka Konsumen | Kalau perencanaan udah jadi, promosi udah siap, bolehlah kita jualan. Syukur2 ada konsumen yang nyangkut dan membayar uang muka. Modal juga tuh.
  6. Kontraktor | Ketemu kontraktor yang mau dibayar belakang itu meringankan buat developer. Karena untuk membangun udah dimodalin sama kontraktor.
  7. KPR Inden | Kalau konsumen lolos KPR dan KPR yang diberikan adalah KPR Inden, developer bisa dapet tuh modal 20-40% dari KPR yang dicairkan sebelum pembangunan dimulai. Nah!!!
  8. Kredit Konstruksi | Kalau sudah ada konsumen, developer bisa tuh mengajukan kredit konstruksi ke bank. Dengan agunan lahan yang akan dibangun. Cuma cukup bayar bunga saja. Nanti pas KPR cair, otomatis akan melunasi kredit konstruksi.
  9. Kredit Bank | Kalau Anda punya bisnis lain, bisa lah mengajukan fasilitas kredit ke bank atas usaha anda itu. Hanya saja sebenarnya ini tidak diperkenankan. Tapi kalau mau nekat, silahkan saja. :D
Jangan bisnis dengan modal dengkul. Ntar dengkulnya “mlocot”.
di kutip dari  http://aryodiponegoro.wordpress.com/2011/04/18/modal-bisnis-properti/#more-651